Baru tau kalo di Resto Ikan Laut Salto di Pasar Ikan Bale Kambang ada pemancingan. Pas si Sulung, minta mancing.
Tempat makannya asik. Resto ini menghadirkan suasana laut. Beberapa perahu dimanfaatkan untuk menyimpan ikan atau meja makan. Meja makannya jadi panjang gitu, bok. Cukup untuk 15 orang.
Selain meja perahu, juga ada beberapa gasebo di atas kolam. Kami pun mengambil posisi gasebo ini. Niat awalnya ya karena pengen mancing. Minggu lalu (10/9), rencana ke sini tapi batal karena resto digunakan untuk menjamu Ibu Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti. Sebenernya pengen nungguin, pengen jumpa bu menteri idola. Tapi pak suami menolak. Protokolernya bikin emosi jiwamu nanti, gitu katanya. "Kamu mau, nunggu satu jam untuk segelas es teh doang? Karen seisi resto sibuk melayani bu menteri", pungkasnya. Percayalah sama pak suami, pengalaman pribadinya dia sebagai pegawai negeri yang sering liat protokoler ribet. Eh, tapi perut juga sih. Emoh nungguin es teh satu jam! Well, Aku ketemu bu Susi via twitter aja deh.
Kesampaiannya sih Sabtu (17/9) ini.
Selain meja perahu, juga ada beberapa gasebo di atas kolam. Kami pun mengambil posisi gasebo ini. Niat awalnya ya karena pengen mancing. Minggu lalu (10/9), rencana ke sini tapi batal karena resto digunakan untuk menjamu Ibu Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti. Sebenernya pengen nungguin, pengen jumpa bu menteri idola. Tapi pak suami menolak. Protokolernya bikin emosi jiwamu nanti, gitu katanya. "Kamu mau, nunggu satu jam untuk segelas es teh doang? Karen seisi resto sibuk melayani bu menteri", pungkasnya. Percayalah sama pak suami, pengalaman pribadinya dia sebagai pegawai negeri yang sering liat protokoler ribet. Eh, tapi perut juga sih. Emoh nungguin es teh satu jam! Well, Aku ketemu bu Susi via twitter aja deh.
Kesampaiannya sih Sabtu (17/9) ini.
Sebelum mancing, kami pesan makan siang dulu. Soalnya si Ibu udah kelaperan bow. Pilihan ikannya sih ada beberapa macam, Barakuda, Kakap, Kerapu, Gurameh, dan lain-lain (lupa saya). Ikan kakap seberat 5 ons jadi pilihan. Harga ikan di sini, Rp. 19.500 per ons kalo dibakar. Jika pengen dimasak asam manis harganya beda lagi. Jangan tanyakan kenapa, Saya pun tak tahu. Sebelum menjatuhkan pilihan, liat dulu insangnya ikan. Kalo masih merah, boleh deh. Saya pilih kakap juga karena itu, insangnya paling merah. Bisa jadi baru dateng atau segar. Hal ini pengaruh dengan cita rasanya setelah dimasak nanti.
Atau bisa juga pilih menu di daftar menu per porsi. Kami pilih seporsi fillet ikan dan seporsi bakso ikan.
Gasebo di atas kolam ikan ini bisa memuat hungga enam sampai delapan orang. Sambil melihat-lihat ke kolam pemancingan, bapake ngekek.
Atau bisa juga pilih menu di daftar menu per porsi. Kami pilih seporsi fillet ikan dan seporsi bakso ikan.
Gasebo di atas kolam ikan ini bisa memuat hungga enam sampai delapan orang. Sambil melihat-lihat ke kolam pemancingan, bapake ngekek.
"Kalo gak dapet iwak, jangan nangis yo," kata Bapak.
"Wong sing kethok bayi iwak thok," bisik Bapaknya di telingaku. Kami meminta anak-anak makan siang dulu baru mancing.
Di sini bisa sewa pancing dan umpan, Rp. 7500.
"Wong sing kethok bayi iwak thok," bisik Bapaknya di telingaku. Kami meminta anak-anak makan siang dulu baru mancing.
Di sini bisa sewa pancing dan umpan, Rp. 7500.
Setelah makan selesai, anak-anak mulai mancing dengan semangat. 15 menit pertama. Gelisah. Pindah tempat. Mencari kemungkinan iwak berkeliaran. Kata Si Sulung, jika ada gelembung udara di air, pasti ada ikannya. Kami nyengir-nyengir gak jelaas liat usahanya.
Biasa mancing di Janti, yang ikannya keliatan buanyak. Sengaja, biar kena pancingan, 3D (Ditimbang, digoreng, dibayar!!!)
Kemudian 30 menit kemudian, Si Sulung dapet ikan pertama, baby fish tapinya, seukuran jempol simbok. Release... Selang beberapa menit, dapet ikan kedua, Si Ragil, selanjutnya ikan ketiga, keempat, kelima. Semuanya di release. Ora tega bro, baby fish semua.
Kedua anak itu mulai penasaran. Mosok bayi iwak semua. Pindah tempat lagi. Sampe ke ujung kolam.
Satu jam kemudian. Si Sulung berhasil dapet ikan gede! Yeey!!!
Ibu dan Bapaknya yang underestimate sebelumnya, sukses dibuat melongo.
Namun tak dinyana bro, ikannya gak bisa dimasak. Malah diminta pengelolanya. Ternyata tuh ikan, adalah Ikan Mas tak biasa. Ikan Koi!
Sakjane pengen ngeyel. Mosok ikan koi ada di kolam pemancingan kayak gitu?
Lha, dibuat apa ikannya kalo dibawa pulang?
Ya, digoreng tho, Mas!
Akhirnya, Koi itu masuk ke akuarium di resto itu.
Lha, dibuat apa ikannya kalo dibawa pulang?
Ya, digoreng tho, Mas!
Akhirnya, Koi itu masuk ke akuarium di resto itu.
Ibu sedih, gak jadi buat lauk makan malem deh. Buat yang liat ikan koi di akuarium resto Ikan Laut Salto Bale Kambang. Itu hasil pancingan Si Sulung.
Catatan pas otw muleh.
"Aku mau beli joran. Ikut lomba mancing di kolam Bale Kambang," kata Si Sulung.
"Aku mau beli joran. Ikut lomba mancing di kolam Bale Kambang," kata Si Sulung.
